Sejarah PD Smanam

Logo PD Smanam

Belum ada sumber yang begitu jelas mengenai asal usul berdirinya Kelatnas Indonesia Perisai Diri unit SMA Negeri 6 Surabaya (PD SMANAM). Namun dari beberapa sumber yang ada dan perlakuan faktor asumsi, PD SMANAM didirikan pada tahun 1972 oleh Bapak Bambang Sutanto dan  Bapak Ir. T. Keng Lin (Keng Lin). Kedua orang tersebutlah yang menjadi pencetus berdirinya Kelatnas Indonesia Perisai Diri Unit SMA Negeri 6 Surabaya. Pada awal berdiri, kegiatan kepelatihan dipegang langsung oleh Pak Keng Lin. Di dalam instansi SMA Negeri 6 Surabaya, Perisai Diri muncul sebagai salah satu Ekstrakulikuler dan merupakan Ekstrakulikuler tertua di SMA Negeri 6 Surabaya. Sebagai salah satu ekstrakulikuler, Perisai diri di SMA Negeri 6 Surabaya cukup berkembang pada saat itu.

Pak Keng Lin memegang kegiatan kepelatihan hingga tahun 1994. Memasuki tahun 1985 Pak Keng Lin dibantu oleh Bapak Nur Qomari (Mas Nununk). Pada saat antara tahun 1985 – 1994 inilah Kelatnas Indonesia Perisai Diri unit SMA Negeri 6 Surabaya pernah menjadi panitia Latihan Alam Kelatnas Indonesia Perisai Diri se-Surabaya. Pada tahun – tahun tersebut Kelatnas Indonesia Perisai Diri juga pernah mencapai rekor dengan anggota hampir seluruh siswa SMA Negeri 6 Surabaya.

Mas NununkMas Nununk

Memasuki tahun 1994, Pak Keng Lin menyerahkan penanggung jawab kegiatan kepelatihan kepada Mas Nununk, sehingga mulai tahun 1994, Kelatnas Indonesia Perisai Diri unit SMA Negeri 6 dipegang oleh Mas Nununk. Dibawah kepemimpinan Mas Nununk, Kelatnas Indonesia Perisai Diri unit SMA Negeri 6 Surabaya semakin berkembang lagi dengan menjuarai kejuaraan – kejuaraan yang diadakan baik lokal maupun antar pulau. Mas Nununk juga mencetak rekor dengan mengantarkan salah satu anak didiknya menjadi juara dunia yaitu Mas Lutfi.

Mbak NiningMbak Nining

Mas DimasMas Dimas

Selain itu pada tahun 2008, Mas Nununk juga telah berhasil mendidik beberapa anak didiknya dari SMA Negeri 6 hingga tingkat Pelatih, antara lain Mbak Nining-Alumni SMA Negeri 6 tahun 1998, Dimas Aji Perdana (Mas Dimas)-Alumni SMA Negeri 6 tahun 2001, Yanuar Fauzuddin (Mas Yayan)-Alumni SMA Negeri 6 tahun 2003, Fajar Siswo Meidianto (Mas Medi)-Alumni SMA Negeri 6 tahun 2003, Adhitama Nurzakia (Mas Zaza)-Alumni SMA Negeri 6 tahun 2003, Akhmad Khudo’i Rizal (Mas Chikud)-Alumni SMA Negeri 6 tahun 2004, Johan Surya (Mas Bejo)-Alumni SMA Negeri 6 tahun 2004 dan Bonang Danu Setiawan (Mas Bonang)-Alumni SMA Negeri 6 tahun 2004. Beberapa anak didik Mas Nununk ini membantu Mas Nununk dalam mengembangkan Perisai Diri di SMA Negeri 6 Surabaya di bawah koordinasi Mas Yayan sebagai koordinator pelatih Perisia Diri SMA Negeri 6 Surabaya.

Mas YayanMas Yayan

Mas ZazaMas Zaza

Mas MediMas Medi

Mas ChikudMas Chikud

Mas JohanMas Johan

Mas BonangMas Bonang

Hingga kini Kelatnas Indonesia Perisai Diri SMA Negeri 6 Surabaya masih tetap eksis di kancah dunia persilatan. Kelatnas Indonesia Perisai Diri akan terus mengembangkan sayapnya dimana pun berada.

PD SMANAM…….Jooozzzzzz…….!!!!!!

%d bloggers like this: