BULAN PeDeS 7th Edition (12.02.2012)

Perisai Diri meningkatkan IQ

Mengutip dari Wikipedia, definisi IQ (Intelligence Quotient) adalah a score derivied from one of several different standardized tests designed to assess intelligence. Secara sederhana, IQ adalah pengukuran kecerdasan. IQ ditunjukkan melalui sebuah skor, dimana skor ini yang memperlihatkan tingkat kecerdasan seseorang. Skor kecerdasan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa tingkat bagian : Skor dibawah 70 “Definite feeble mindedness”; 70-80 “Borderline deficiency”; 80-90 “Duliness”; 90-110 “Normal or average intelligence”; 110-120 “Superior intelligence”; 120-140 “Very superior intelligence”; 140 and over “Genius or near genius”. Kecerdasa tersebut diukur dari bagaimana seseorang menghadapi segala bentuk problematika, mulai dari kemampuan melihat situasi, beradaptasi hingga ketepatan menemukan solusi.

Sebagai salah satu cabang seni bela diri Pencak Silat yang juga merupakan budaya asli bangsa Indonesia, Perisai Diri menunjang peningkatan IQ anggotanya. Perisai Diri memiliki metode kepelatihan berupa Serang Hindar yang mana mampu memberikan banyak manfaat, salah satunya adalah peningkatan IQ. Serang Hindar adalah dimana satu atau lebih orang menyerang dan satu orang lainnya menghindar. Hal ini dilakukan dengan menggunakan Teknik Perisai Diri, sehingga serangan dan hindaran yang dilakukan tidak serta merta “ngawur” (bahasa jawa). Lain halnya seperti cabang Pencak Silat lainnya, yang mana bukan Serang Hindar, melainkan Sabung (fight bebas). Sabung dilakukan sesuai dengan keinginan masing – masing, dan lebih banyak kurang memperhatikan teknik bertarung, sehingga yang terjadi adalah benturan – benturan keras. Inti dari sabung hanyalah keberanian. Serang Hindar dilakukan tidak hanya dengan bermodalkan keberanian, melainkan kecerdasan, karena melakukannya menggunakan Teknik Perisai Diri.

Teknik Perisai Diri sendiri merupakan ilmu yang berkembang, tidak seperti jurus pada kebanyakan cabang Pencak Silat. Secara sederhana Teknik Perisai Diri mampu menjangkau delapan penjuru mata angin, sehingga dimana pun posisi lawan, Teknik Perisai Diri mampu menghadapinya. Dalam Serang Hindar, pihak penyerang diharuskan menyerang lawan dengan tepat dan sungguh – sungguh dengan menggunakan Teknik Perisai Diri yang benar. Sedangkan pihak yang menghindar harus menghindari serangan yang diluncurkan penyerang dengan tepat pula serta sungguh – sungguh dengan menggunakan Teknik Perisai Diri yang benar. Dalam hal ini, pihak penyerang harus mampu menyerang sehingga pihak yang menghindar kesulitan untuk melakukan hindaran. Begitu pula sebaliknya, pihak yang menghindar harus mampu melakukan hindaran sehingga pihak penyerang kesulitan untuk melakukan serangannya lagi. Inilah salah satu faktor yang membuat Serang Hindar menunjang peningkatan IQ pelakunya. Selain dituntut untuk disiplin menggunakan Teknik Perisai Diri yang baik dan benar, pelaku serang hindar juga dituntut untuk mengasah kinerja otaknya.

Di dalam melakukan Serang Hindar, seringkali baik pihak penyerang maupun pihak yang menghindar dihadapkan pada posisi – posisi yang menyulitkan serta membutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam mengambil keputusan. Hal ini membuat kinerja otak dituntut untuk lebih didayagunakan. Pelaku Serang Hindar dituntut untuk secara cepat dan tepat dalam menghadapi posisi – posisi yang sulit tersebut. Selain itu, pelaku Serang Hindar juga dituntut untuk memiliki perbendaharaan Teknik yang beraneka macam untuk diaplikasikan di Serang Hindar, sehingga akan memiliki kreatifitasnya masing – masing, sesuai dengan apa yang dihadapi.

Salah satu pola latihan Perisai Diri inilah (Serang Hindar) yang mampu menunjang peningkatan IQ, karena dalam Serang Hindar tidak hanya melatih fisik saja, melainkan juga kecerdasan dalam menghadapi berbagai bentuk situasi dan kondisi. Hendaknya Serang Hindar ini dilatih secara rutin dan kontinyu sehingga hasil didapat berupa peningkatan IQ akan lebih optimal dan berkelanjutan.

Dari pembahasan singkat di atas, dapat diketahui bahwa Perisai Diri tidak hanya melatih fisik atau jasmani saja, melainkan juga melatih pola pikir yang baik dan benar. Sehingga Perisai Diri mampu memberikan manfaat yang luas, salah satunya adalah peningkatan IQ. Perisai Diri ini sangat sesuai jika dilatihkan pada usia balita sebagai pendidikan sejak dini, sehingga saat dewasa nanti diharapkan mampu meraih skor Genius, serta hasil tersebut dapat berkelanjutan.

Penulis

Nama : Yanuar Fauzuddin, SE, MM
Tmpt / Tgl Lahir : Surabaya, 03 Januari 1985
Tingkat Perisai Diri : Biru
Pekerjaan : Dosen Universitas Wijaya Putra
Contact
HP : 085648381705
E-Mail : yayan_melodic@yahoo.co.id
YM : yayan_melodic
FB : Yayan Melodic
Twitter : @yayan_melodic

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: